Puisi: Cerita Panjang
Cerita Panjang
Biarkan aku menjadi beburungmatanya manusia,yang berjalan tetapi tidak terbangmelintasi segala lautanuntuk memungut kebenarandi tanah kemanusiaan.
Izinkan ikan ikan menjadi kompasbila aku menjadi anginyang mengumpul...
Puisi: Perona Pipi
Perona Pipi
Di kotak kecil transparan,Tersimpan warna yang menawan.lembut, tidak mencolok,Namun cukup untuk membuat wajah tampak hidup.Perona pipi itu sederhana,tak banyak bicara,Hanya hadir lewat sapuan...
Puisi: Akhlak
Akhlak
Seseorang selalu bersembunyi pada gelarnyasama ada yang didapat semulajadi atau ditauliahkan kepadanyamisalnya ibu, suami, ustaz, penginjil, YB, Dato, Tan Sri dan bermacam lagiia dijadikan...
Puisi: Taburlah di Ladang dengan Darah dan Keringat
Taburlah di Ladang dengan Darah dan Keringat
Siramlah sesuka hati di tanah gersang inibiarkan air yang melimpah mengisitanah hangus dan layusungai-sungai meluap.
Taburlah sampai tandus tanah...
Puisi: Jawaban
Jawaban
Dalam sepi kutemui lagiMeminta jawab yang tak kau beri
Percaya padamu,KatakuNamun ragu menghantuiku
Mungkin aku terlupaAku seorang pendustaAkankah kau menerima?Hati yang mudah tergoda?
***
جوابن
دالم سڤي كوتموي لاڬيممينت جاوب يڠ...
Puisi: Sekolah tanpa Jiwa
Sekolah tanpa Jiwa
Ketika murid tidak takut kepada dosamereka belajar banyak perkaraetika guru tidak lagi dijadikan contohmereka dihormati hanya jadual waktubukan pada tutur dan laku
Ilmu...
Puisi: Cahaya Baru
Cahaya Baru
Pernah kuragu pada langkahku sendiriMimpi terasa rapuh, hampir kuhancuriKeputusan tergesa karena takut tertinggalMembuat jalananku kacau, tak terarah
Namun hadir suara yang penuh percayaMenyambut jatuhku...
Puisi: Laki-Laki Pengembira
Laki-Laki Pengembira
Kamar ini,Kasur,Dan beberapa buku-buku bisuCukup menjadi pelabuhan hati yang lelah.
Mengembara mencari arti di balik sunyi,Menyimpan damai dalam kesederhanaanDan mimpi yang tak pernah mati.
Itu...
Puisi: Sepotong Sajak Ibunda
Sepotong Sajak Ibunda
Kususuri desir angin di pokok saguMendendang nyanyian leluhur,Menggulung ombak di Selat MelakaYang kugenggam sebagai cinta
Bukankah segala asa ini ingin berlabuhDi dermaga kayu...
Puisi: Kunci Waktu
Kunci Waktu
Ia di siniTerbelenggu tanpa diikatTatapan kosong, namun penuh penyesalanKata “andai” menjadi akhir di setiap kalimat
Tak pernah terpikir olehnya kata menyerahTapi mengapa sekarang hanya...




























