Puisi: Sang Petualang

0
Sang Petualang Merekam jejak asmaralokaPada takbir yang menguatkan laraPada munajat yang selalu bergemaLalu ikhtiar pun mengakar menjemput bahagia Berkisah tentang cahayaLenteranya menerangi alam semestaPada huruf yang...

Puisi: Pelabuhan terakhir

0
Pelabuhan terakhir Nelangsa yang aku hadapi,Titik terakhir pertemuan membawa tak bertemu,Sisa harapan tak habis ditemui,Ikhtisar cerita tak kunjung sampai,Nasib berkorban nyawa terhantar,Pada cerita kisah pertaruhan,Sungguh...

Puisi: Pulau Pengasingan

0
Pulau Pengasingan lebih sunyi dari larut paling malamlebih samar dari siluet yang kabur di halimunwajahku tiba-tiba seperti wajah guru: menua dan keriput kututup daun jendela dengan...

Sajak: Daerah Istimewa Riau (DIR), dalam Hikayat Rindu Anak Pulau

Daerah Istimewa Riau (DIR), dalam Hikayat Rindu Anak Pulau Bismillahirrahmanirrahim Aku, anak-anak pulau telah lama membuang risau, memeram laut, sungai dan bakau-bakau. Tangan-tangan yang mendayung impian,...

Puisi: Aku Ingin

0
Aku Ingin Aku ingin menjadi anginTak terlihat tapi bisa membawa perahu melajuAku ingin menjadi akarTak bisa tumbang ke atasTapi bisa menahan pohonmu runtuhAku tak berbunga,...

Puisi: Menjadi Kita

0
Menjadi Kita Nafsu kita tidak banyak yang berbezaMasing-masing menghirup serbuk awanmemukat angin angin usiakemudian menelan tanah gunungsehingga menjadi rendang. Sewaktu kau melihat matahariaku mengumpul warnanyadi sawah...

Puisi: Hujan Subuh

Hujan Subuh Titik air yang jatuh ke bumimemberi kehidupan kepada yang lainIanya membawa rahmat sekelian alamMenyuburkan bumi yang kering kontangKita bukannya bunga di dalam pasudisiram...

Puisi: Paradoksal

0
Paradoksal Singgasana gagah bertumpuk uang berlapis berliantak diduduki, digerogotiPermadani sutra membentang megahtak berjejak, suciMeja berlapis emas penuh jambartak tersentuh, rasanGelas kristal berlimpah anggur merahtak terteguk,...

Puisi: Riau Hari Ini

0
Riau Hari Ini Riau hari ini berdiri megah,menjaga warisan, memetik kemajuan.Gedung tinggi bersanding rumah adat,lampu jalan tak padam, tapi adat tetap terjaga. Di Pekanbaru, kota yang...

Puisi: Memejamkan Mata

Memejamkan Mata barangkali suatu hari nantikau akan berteduhdi bawah pohon kenari yang lusuhdan mengerti sejuk daun begitu sunyi barangkali suatu saat nantikau akan bepergian jauhdan mengerti...

TRENDING TOPIK