Puisi: Kasih tak Sudah
Kasih tak Sudah
Tersurat kasih di dalam dadaMeski berjarak jauh seberang sanaTiada terhapus oleh masaKasih terikat tak sudah jua
Burung terbang ke tanah rantauMeninggalkan sarang di...
Puisi: Labirin tanpa Peta
Labirin tanpa Peta
Malam membentang,tak berujung batas,Di bawah langit yang mengguyurkan tangis.Setiap tetes jatuh, adalah jejak yang terhapus,Membuat jalan yang ku pijak,menjadi labirin tanpa peta.
Cahaya...
Puisi: Jendela Berkaca Embun
Jendela Berkaca Embun
Sebuah arsip berdebu di rongga kepala,Menyimpan hantu yang sering berbisik,Menjaga jiwa ringkih yang enggan menyala,Pada gema tawa yang terasa menusuk.
Lalu kutemukan jendela...
Puisi: Pelayaran
Pelayaran
butiran pasiradalah hasilrintikan air matayang jatuh jutaan kalisetiap kali jejakan kaki iniditikam serpihan cengkerang
ombak mungkin layanganhati yang mengenal rindutentang apa dan siapasetiap kali musimmengirim...
Puisi: Sepi tak Bermuara
Sepi tak Bermuara
Nyatanya aku terjatuhke dalam sepi tanpa muara.Suara tinggal gema,sulit kuterima, namun tak bisa kubantah.Serpihan rasa bagai hujan,tak pernah reda meneteskan luka,membasuh retak...
Puisi: Suara Kita
Suara Kita
Suara bagaikan air mengalir.Dibungkam, ia mencari celah.Redam hanyalah kabut, menyelimuti Fajar sejenak.Tapi cahaya tetap menembus membuka hari.Tak ada suara yang benar-benar padam.Ia hanya...
Puisi: Di Usiamu yang Semakin Tua
Di Usiamu yang Semakin Tua
Kata berkeliaran dalam otakmudengan bantuan tongkat tak henti memanjangkau masih tak mengajari berjalan sang penauntuk merakit kata-kata kita bersama-sama menyebrangi...
Puisi: Telah Usai
Telah Usai
Bahkan kemungkinan yang paling menyakitkan bukan perpisahanNamun kesunyian yang menetapDi antara dua hati yang pernah salingNamun kini terasa asingYang kini saling diamSeolah tak...
Puisi: Pasrah?
Pasrah?
Kaki melangkah menyusuri jalanDengan isi kepala yang semakin rumitAku berhenti dengan kesepianMenikmati kenyataan yang menurutku pahit
Apa jadinya jika aku berteriakSeakan tidak terima dengan hidupku...
Puisi: Utang Rindu
Utang Rindu
Setelah konsisten mengendarai waktuMusim hujan kini menginjakkan kaki di palang pintuIa menjadi rentenir pengacau rahayuMenagih rindu untuk cerita-cerita rimpuh
Hujan datang bersama dengan kaset...




























