Puisi: Kunci Waktu
Kunci Waktu
Ia di siniTerbelenggu tanpa diikatTatapan kosong, namun penuh penyesalanKata “andai” menjadi akhir di setiap kalimat
Tak pernah terpikir olehnya kata menyerahTapi mengapa sekarang hanya...
Puisi: Senandung Rembulan
Senandung Rembulan
Barangkali menjadi tempat pulangTempat untuk beristirahatWalau hanya sekejapAkan tetapi, apakah benar begitu?
Rumah ku telah robohSemua hancur leburTak ada yang tersisaKini aku tahu pesan...
Puisi: Republik Upeti
Republik Upeti
Memancar di hulu, mengalir di hilirSungai Siak terbentang tak menepiRiak airnya bening silaukan mataSimbol alam di republik beraja upetiBukan lagi sultan, bukan lagi...
Puisi: Dikejar Masa
Dikejar Masa
Masa adalah kaki maratonyang bernadi kental,gigih mengejar langkah pantasmutanpa merungut lelah
Tatkala masa hampir memintasmu,kau teringin mencabutsebiji baterai berdenyut tekaddari jam pergelanganmu
Tapi, sedarkah kau?masa...
Puisi: Abai
Abai
Lorong sepi tanpa penghuniHanya dilihat tanpa diindahiSemakain hari seram menyelimutiSenyap dalam diam yang tak berarti
Seakan menyapa tanpa suaraMeninggalkan jejak di balik lebar penuh ceritaBegitu...
Puisi: Serindit Tanah Retak
Serindit Tanah Retak
aku mendengar malam rebahdi pelipis lukah bambuia mendengkur dalam bahasa yang tak kupahami,bahasa keladi, bahasa perigiyang bersabda pada ingatan ke daun-daun keladi
dari...
Puisi: Bunga Lili
Bunga Lili
Putihmu berdiri anggun ditepi pagiKau bagai bisikan sunyi yang menyejuk hatiTanpa kata pun kau sudah berceritaTentang ketenangan yang sederhana
Kau tumbuh di tanah yang...
Puisi: Bayang-Bayang yang Membentuk
Bayang-Bayang yang Membentuk
Dalam gelapnya malam yang sunyi,Kegagalan datang tanpa suara,Menyentuh hati dengan dingin yang tajam,Membuat langkah terhenti sejenak.
Namun di balik luka yang menganga,Tersimpan pelajaran...
Puisi: Setelah Keberangkatanmu
Setelah Keberangkatanmu
Di rumah tiada apa-apaselain hangat tubuhmudi empuk ranjangdan bicaramu yangmenampal dinding usang
Tiupan angin rindukerap menyusupijendela yang luas terbukadari celahan tirai, kacanyamemantul bayangmu
Di rumah...
Puisi: Kanvas Usang
Kanvas Usang
Mata kosong nan dinginMelirik pantulan dirinyaTerlukiskan keusangan dirinya
Kanvas usangItu berdiam diri di pojok ruanganTak ada yang peduliAkan kehadirannya
Bahkan tak ada yang tahuLukisan indah...




























