Puisi: Minuman Kemasan yang Berbincang-Bincang di Atas Meja

0
Minuman Kemasan yang Berbincang-Bincang di Atas Meja Minuman kemasan di atas meja di ruangan berpendingin ituMenyapa pagi yang basahKeduanya larut dalam perbincangan yang hangatTentang hari...

Puisi: Tiga Hari Menjelang Sebelas

0
Tiga Hari Menjelang Sebelas Pétang Delapan DesemberTiga langkah berat menuju angka yang dinantiSatu dasawarsa lebih memelihara janjiKini jalan pandang kita tak lagi searah Di kursi kayu...

Puisi: Duka Swarna Dwipa

0
Duka Swarna Dwipa Kisah gemerlap barisan bukit itu lenyapKetenangan nan sunyi meledakAmarah alam memuncakBerontak disalahkan pada kegilaanGambaran tanah bergetar dahsyatDi kubangan air berlumpur penuhMengiring bergelondongan...

Puisi: Sepatu Tua

0
Sepatu Tua Usang dan kunoberdebu di dalam lemari ituIa tau Segalanyanamun memilih Untuk bungkam. Sepatu tua itusaksi dari segala saksi yang adamenyaksikan segala perkaratapi tak memilih...

Puisi: Catatan Pengembara di Tanah Sayyidul Ilmi

0
Catatan Pengembara di Tanah Sayyidul Ilmi : Sayyid Ja'far Shadiq (Sunan Kudus) Ja'far Shadiq nama yang harum mewangiPutra Ngundung dari silsilah nabiLangkahnya teduh di tanah Kudus...

Puisi: Debu Kristal Santiago

0
Debu Kristal Santiago Aku adalah Santiago di toko kristalMengelap debu menjual patuhSetelah hancur oleh perampok waktuJuga rasa bersalah pada kawanan domba Andalusia Mengimani bahwa harta karun...

Puisi: Rindu

0
Rindu Malam kelabu aku bertanya pada hujan,tentang rintiknya yang selalu menghadirkan rindu,tentang sunyi yang tak pernah benar-benar sunyisejak namamu bersemayam di sudut kalbu. Ku tatap jendela...

Puisi: Luka yang Tak Sempat Sembuh

0
Luka yang Tak Sempat Sembuh Katanya,diam itu emas…namun di tangankuia hanya menjadi pasiryang tak pernah mahumenjadi harta Semakin lama aku membungkamsemakin dalam bayangmenajamkan sembilusunyi memukul dadaseperti...

Puisi: seroja

0
seroja sekarang bukanbermenung zaman bermenungmari bersamaoh adik memetik bunga aku tahu betul,sudah seharian kau memiuh badan,sisa sebaskom lagi diangsurlah nanti,akan tak elok ke badan,bersakit-sakit kau nantinya&...

Puisi: Hilang di Antara Kata-Kata

0
Hilang di Antara Kata-Kata jika memang aku adalah sebuah luka yang terpendamdari sekian juta keindahan duniamaka sudah sepantasnya aku menerimadengan hati yang ikhlassampai kau bertanya:pada...

TRENDING TOPIK