| Judul Buku | : Siap, Pak ! |
| Penulis | : Nia Andhika |
| Tahun Terbit | : 2020 |
| Nama Penerbit | : Lotus Publisher |
| Kota Terbit | : Jawa Tengah |
| ISBN/ QR CBN | : 978-623-6835-06-7 |
| Tebal Buku | : 183 halaman |
| Harga | : 79.000 |
| Genre | : Fiksi |
Riausastra.com – Bayangkan seorang guru cantik yang jam mengajarnya dipotong hingga ia nyaris mengurangi jadwal hangoutnya, lalu tiba-tiba dikelilingi tiga pria idaman. Inilah premis menggoda dari novel “Siap, Pak!” karya Nia Andhika, yang mengajak pembaca menyelami dunia romansa ringan dengan bumbu kehidupan pendidikan sehari-hari. Buku berjudul “Siap, Pak!” merupakan buku fiksi yang mengangkat tema romantis dibalut komedi ringan namun memiliki makna, terutama mengenai perjuangan tokoh utama dalam mencari keseimbangan antara tekanan pekerjaan dan urusan hati. Cerita dalam novel ini seperti mengisahkan dinamika kehidupan sehari-hari di lingkungan pendidikan dengan sentuhan humor yang menyenangkan. Melalui sudut pandang seorang guru yang harus memilih antara ketiga pria dengan karakter yang berbeda-beda. Penulis tidak hanya menghadirkan kisah romantis sebagai latar, akan tetapi juga mengeksplor bagaimana pilihan personal membentuk jalan hidup seseorang di usia dewasa, baik dalam tanggung jawab, pertimbangan etis dalam memilih pasangan hidup, dan juga menghadapi tekanan dari pihak luar. Pada tiap-tiap bagian juga berhasil membuat pembaca hanyut ke dalam isinya.
Cerita ini bermula dari seorang guru bernama Aluna Fajria Halim yang merupakan guru cantik dan selalu menjaga penampilannya. Penampilan adalah nomor satu baginya, akan tetapi Aluna mempunyai pribadi kurang sigap dalam melakukan suatu hal, kurang memiliki pendirian kuat, dan merupakan guru dengan tekanan kerja tinggi serta gaji yang tak seberapa. Aluna sering dipanggil kepala sekolahnya yang bernama Pak Sasongko. Pemanggilannya kerap dengan permasalahan kinerjanya yang menurun sehingga jam mengajarnya terpaksa harus dipotong, walaupun Aluna sudah mencoba untuk terus memperbaiki kinerjanya tetap saja masih dianggap kurang bagi Pak Sasongko.
Aluna sangat merasa kesal dengan jam mengajarnya dipotong. Hal tersebut, membuatnya untuk dapat mengatur dan membatasi diri dalam jatah facial, creambath, dan hangout. Di satu sisi, ia tetap semangat karena terdapat pria idaman pertamanya yaitu Satria yang selalu ada sewaktu Aluna butuh, selalu perhatian, dan baik hati. Sifat Aluna terlihat dari sini, yang dimana awalnya ia menyukai Satria, namun di suatu hari ia bertemu dengan pria tampan berbody bagus yang menolongnya, sehingga Aluna timbul rasa suka. Sebut saja Bayusuta atau Bayu. Pertolongan tersebut membuat Aluna merasa hutang budi sehingga Aluna mengajak Bayu untuk makan malam. Pertemuan ini justru membuat Bayu jatuh cinta kepada Aluna karena kecantikannya. Dari sinilah muncul permasalahan yang begitu rumit, ia bingung harus memilih Satria atau Bayu. Satria yang semakin dekat mengajak Aluna untuk menjalani hubungan intens yaitu pernikahan, namun keinginan Satria hancur karena jawaban Aluna yang berkaitan dengan orang tuanya, begitu juga dengan Bayu yang semakin mendekatkan diri pada Aluna. Harapan Bayu sama dengan Satria yaitu ingin menjadikan Aluna sebagai pasangan hidup selamanya. Lantas siapa yang akan dipilih Aluna untuk menjadi pasangan hidupnya, apakah ia akan memilih Bayu, Satria, atau pilihan orang tuanya? Aluna masih bingung karena menurutnya, kebahagiaan yang terpenting adalah kebahagiaan orang tua, masalah urusan tampan, berharta, dan siapa orangnya urusan akhir.
Buku berbalut kisah komedi romantis ringan namun kaya akan makna, mengenai perjuangan tokoh utama dalam mencari keseimbangan antara pekerjaan dan urusan hati ini mempunyai cover yang menarik dan membuat pembaca yang ingin membelinya menebak arti dari cover tersebut. Warna cover yang kuning cerah , gambar wanita seperti memegang banyak lembaran kertas atau buku dengan wajah yang penuh tekanan atau ketegangan, dan dua laki-laki, ternyata mempunyai makna yaitu seorang wanita yang mempunyai tekanan atas pekerjaannya dan dibingungkan dengan para lelaki tampan yang membuat hatinya bimbang untuk memilih. Selain itu harga buku ini tidak terlalu mahal yang bisa didapatkan di offline maupun online.
Gaya bahasa dalam ceritanya pun mudah dipahami oleh pembaca, karena masih menggunakan bahasa sehari-hari namun tetap memperhatikan kaidah kebahasaan. Ceritanya membuat pembaca tidak mudah bosan dikarenakan diselipi dengan humor-humor ringan dan juga penyampaian pesan moral yang bijaksana. Selain itu, penulis juga berhasil membuat pembaca terjun merasakan cerita yang dialami oleh para tokoh.
Satu hal yang mungkin kurang dari buku ini menurut saya adalah judulnya. Judul dari buku ini mungkin akan membuat pembaca penasaran dan bertanya-tanya ketika akan membeli buku tersebut karena judulnya “Siap, Pak!” apakah karena karakter Aluna yang selalu siap dengan berbagai tekanan dan tantangan di dalam hidupnya atau bermakna yang lain. Selain itu, pengembangan karakter dan peristiwanya kurang begitu mendalam. Kendati demikian, novel ini tetap menarik karena mengangkat kisah kehidupan sehari-hari seorang guru yang mempunyai tuntutan pekerjaan dan dilema memilih pasangan hidup, yang dimana cerita ini dekat dengan realitas banyak orang terutama yang mengalami tekanan dunia kerja maupun persoalan cinta, sehingga mudah untuk dihubungkan oleh pembaca. Jadi, cerita ini dapat disimpulkan bahwa pentingnya membuat keputusan yang bijaksana dalam menapaki hidup, baik persoalan cinta maupun kehidupan.
Buku “Siap Pak !” karya Nia Andhika ini lebih cocok dibaca pada kalangan remaja hingga dewasa yang ingin membaca kisah percintaan dan kehidupan sehari-hari dengan latar profesi guru. Selain itu, bagi pembaca yang menghargai kisah yang mengangkat nilai-nilai keteguhan hati, kesetiaan, dan perjuangan dalam menghadapi dilema hidup. Buku ini juga cocok bagi pembaca yang menyukai gaya bahasa yang ringan dan mudah dipahami, sehingga mudah diikuti dan dinikmati tanpa membutuhkan konsentrasi yang berat.
***
رسنسي بوكو “سياڤ، ڤق!” كريا نيا انديك: كتيك جم مڠاجر ديڤوتوڠ ك جودوه تيڬ ڤيليهن
بايڠكن سئورڠ ڬورچنتيك يڠ جم مڠاجرڽديڤوتوڠ هيڠڬ إيا ڽاريس مڠورڠي جدوال هڠاوتڽ، لالو تيب-تيب ديكليليڠي تيڬ ڤريا إدامن. إنيله ڤرميس مڠڬودا داري نوۋل “سياڤ،ڤق!” كريا نيا انديك، يڠ مڠاجق ڤمباچ مڽلامي دونيا رومنس ريڠن دڠن بومبو كهيدوڤن ڤنديديكن سهاري-هاري، بوكو برجودول “سياڤ،ڤق!” مروڤاكن بوكو فيكسي يڠ مڠڠكت تم رومنتيس ديبالوت كومدي ريڠن نامون مميليكي مكن، تروتام مڠناي ڤرجواڠن توكوه اوتام دالم منچاري كسئيمباڠن انتارا تكانن ڤكرجائن دان اوروسن هاتي























