PUISI
Puisi: Berlayar
Berlayar
Kapal itu berwarna kuning,gagah dan kilat, di atasnya layarterkembang tertiup angin laut.dengan berani ia menantang samudera.burung-burung putih bertengger dikepala naga yang konon penguasa samudera,...
CERPEN
Puisi: Pelabuhan terakhir
Pelabuhan terakhir
Nelangsa yang aku hadapi,Titik terakhir pertemuan membawa tak bertemu,Sisa harapan tak habis ditemui,Ikhtisar cerita tak kunjung sampai,Nasib berkorban nyawa terhantar,Pada cerita kisah pertaruhan,Sungguh...
ESAI
Resensi Buku “Dari Aku yang Sudah Ikhlas” Karya Dea Sholihatun Ni’mah: Pertarungan Sunyi untuk...
Judul Buku: Dari Aku yang Sudah IkhlasPenulis: Dea Sholihatun Ni’mahPenerbit: Penerbit Buku AbadiKota Terbit: Mekar Rahayu, Margaasih, BandungTahun Terbit: 2025Cetakan: PertamaTebal: 192 halamanGenre: Self...
Puisi: Tanah Ibu
Tanah Ibu
Tidakkah kau mengingat tanah iniTanah yang dilahirkan dari seorang ibuDiiringi rambut yang berjatuhan lalu menyatuHingga terlahir kita sebagai makhluk lemah
Lalu, engkau datang mengecewakan...
Mahasiswa Hebat di Kampus, tapi tak Terdengar di Masyarakat
Riausastra.com - Disadari atau tidak, mayoritas mahasiswa yang berprestasi di kampus belum memberikan kontribusi nyata ke masyarakat. Mereka aktif dalam organisasi, sering memenangkan lomba,...
Membaca Degup yang Tersembunyi dalam Jantung Batu
Riasastra.com - Pernahkah kita membayangkan bahwa sesuatu yang tampak paling keras ternyata menyimpan denyut kehidupan paling dalam? Batu, yang selama ini dipandang sebagai simbol...
Puisi: Tuhan, Sambut Doaku
Tuhan, Sambut Doaku
utara pedang belantikkabur malam iniaku kelana sesatlagi di mata pedangnya
suara aku pudardalam ngauman hujandan taufanmenghanyutkan
aku berbisik, Tuhanketika aku berdoaperlukah akuterus berjerit?
***
توهن، سمبوت...


























