sumber foto asli: era.id

Thaahaa

Tatkala dibaca Thaa-haa
Gagah perkasa lunglai seketika
Luluh dilumat lembut fadilat
Air mata menjadi telaga hayat

Umar bin Khattab kuat raga lemah jiwa
Singa padang gurun hancur lebur bak pasir
Berbalik arah, berputar haluan
Dahulu terdepan berpegang dengan Islam
Kini terdepan bertempur membela Islam

Nur Ilahi menembus tembok hati
Hidayah Allah membimbingnya ke jalan nan suci
Dahulu Umar bin Khattab musuh besar Islam
Kini menjadi sahabat dan pilar kukuh Islam

Raungan isaknya tersentuh ayat-ayat kebesaran
Seraya lidah dan bibirnya berkata:
Laa ilaaha illallah, muhammaddar rasulullah!

Thaahaa,
Ayat-ayat yang merobohkan kegagahan Umar bin Khattab
Langkah tegap semula akan membunuh Rasulullah
Berubah sempurna mencintai dan mengagumi Rasulullah

Jakarta, 2022

Artikel sebelumnyaPuisi: Rumah Laut 511-21
Artikel berikutnyaCerpen: Gerimis Membasuh Tangis
Lebih diakrab Mudhri ini merupakan pemuda melankolis yang plegmatis kelahiran Medan, pada suatu di bulan Maret 2001. Saat ini, Mudhri telah melahirkan ratusan buku antologi, di antaranya adalah The Miracle of Hijrah (2019), Meraih Cinta Allah (2019), Aku Kamu dan Puisi (2020), Senyum Ibu (2020), Al Qur’an dan Aku (2021), Menunggu Rintik Hujan Terjatuh (2021), Berita-Berita Tak Terduga Setelah Hari Mengepung Jakarta (2021). Melalui tulisannya, Mudhri berharap bisa mengumpulkan bekal akhirat yang tak hanya menjadi inspirasi bagi dirinya sendiri, tapi juga bagi orang lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini