sumber foto asli: kelanariau

Dialog Daun Kucai

Dari segala musim yang telah berlalu
Zaman ini paling membuatku haru
Anak-anak Selat Panjang telah masyurkan namaku
Meski kecil peran dalam pentas ini
Setidaknya mereka tahu aku ada sejak purba

Di Pulau Tebing Tinggi peranku mulai disambut
Bersama ikan bilis berenang dalam kaldu
Tauge teriris dengan indah jatuh setiap celah
Aku hanya pemberi warna dan harum saja
Tak seperti sagu yang telah berubah rupa menjadi primadona
Bintang pentas kami sebenarnya; Mie Sagu kenyal dan lembut

Kami persembahkan setiap inci tubuh kami kepada setiap generasi
Tak kalah dengan Oden, Naengmyeon, Ramen atau apalah itu!
Kami Mie Sagu fenomenal akan hiasi beranda sosial media dunia

Dari cinta produk lokal kami dikenal
Melebur dengan cinta kasih murni pada setiap ruang-ruang piring dan mangkok
Memberi nutrisi dan hangat setiap jam-jam makan
Dari Riau untuk penduduk alam semesta; padamkan jiwa-jiwa tertikam bara lapar letih kerja.

Surabaya, 28 Desember 2021

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini