sumber foto asli: pixabay

Pilau Sempena

Seorang gadis berusia belasan tahun
Bermula datang dari birai hitam
Membawa timbunan gelebah
Hingga tak mampu menopang raganya

Waktu silih berganti berkawan fajar
Ada satu bagian dalam jiwanya
Yang perlahan kembali mencumbu sukma
Memantik aroma tubuh mewangi

Sayap kedamaian mulai berterbangan
Bersama desir lautan kasih
Tak lagi membacang lara
Dan kini semoga menjadi pilau sempena
Yang selalu di banggakan bumi

Probolinggo, 20 November 2021

Artikel sebelumnyaPuisi: Alam Kuantan
Artikel berikutnyaPuisi: Negeri Istana Siak
Lahir di Probolinggo, 12 April 1989. Alumnus Fakultas Ekonomi Jurusan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan, Universitas Negeri Jember. Ia mulai mencintai puisi berawal dari ajang lomba di salah satu perguruan tinggi swasta di Probolinggo mewakili sekolah dengan meraih juara harapan 2. Selain puisi, juga mengikuti lomba teater dan meraih juara harapan 2. Untuk meningkatkan kualitas diri, dia juga mengikuti kelas belajar puisi di Asqa Imagination School dan Comunity Pena Terbang (COMPETER) dari tahun 2020 hingga saat ini. Dia pun pernah mendapatkan anugerah menjadi pemenang juara 2 dan 3 Asqa Book Award. Bisa dihubungi lewat WA: 085259309393

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here