sumber foto asli: freepik

Sejak Lama Aku Ingin Menulis Puisi, Puan

-bagi Iis Singgih

sejak lama ingin menulis puisi tentangmu, Puan. perempuan yang suka es krim lembut
dari buah plum. kudengar, kau juga ingin bebas memikirkan apa pun, bertindak apa pun,
dan menjadi kanak-kanak lagi sewaktu-waktu.

kudengar, kau menganggap dirimu keyakinan, serta orang lain adalah kemungkinan.
kau mengaku bisa bertahan di segala musim, musim busa-busa, musim bisa-bisa,
musim basa-basa. benar keliaran adalah musuhmu?

sewaktu-waktu kau ingin aku menjawab panggilan hatimu, bersabar atas celoteh
orang-orang aneh, melihat langit saat sesiapa tiba dengan tabiat merendahkan.

jika sebuah pintu katup, kau mencari jalan angin via pintu lain yang terbuka.
jika jalan buntu hingga membentur pikirmu, kau tidur dan jaga lalu mencari
solusi cahaya.

jangan menghasut, katamu pada siput yang merangkak di dalam capah.
aku tahu, kau sedang berbicara kepada perempuan pendusta di belakang punggungmu

adakah harapan dan cita-citamu berupa pohon ajaib di masa manusia? mengulur-ulur tangan kepada yang mengiba, menyumbang-nyumbang senyum bagi yang tidur berbantal air mata, menjura-jura doa, bagi yang lupa letak Tuhan di kening atau di hening.

maka Puan, inilah sajakku yang mengajakmu menjenguk jiwa-jiwa tak berumah,
tak bersinggah.

Kubang Raya, 15 Agustus – 21 September 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here