Foto: Pixabay

Riausastra.com – Ayah laksana mata air yang mengalir jernih. Nasihatnya adalah penguat jiwa, sikapnya adalah teladan, perhatiannya adalah kehangatan yang selalu dirindukan.

Ayah tidak hanya menjadi nakhoda dalam bahtera rumah tangga. Jaminan syurga atau neraka tergantung pada kualitas seorang ayah. Dalam diamnya, ayah selalu berharap agar anak-anaknya bisa menjadi lebih baik daripada dirinya.

Seorang ayah teladan yang namanya Allah abadikan dalam Alquran, Luqman, memberi nasihat kepada anaknya dengan cara yang arif. Nasihat itu berupa: kewajiban melaksanakan salat, menyeru pada amar makruf nahi mungkar, dan bersabar. Tiga hal penting ini bisa dijadikan sebagai oase dalam ketandusan jiwa. Nasihat yang indah ini tertera dalam QS: Luqman: 17 berikut:

“Wahai Anakku! Laksanakanlah salat dan suruhlah (manusia) berbuat yang makruf dan cegahlah mereka dari yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu, sesungguhnya yang demikian itu termasuk perkara yang penting.”

Nasihat berharga dari Luqman kepada anak-anaknya di atas, bisa menjadi pedoman bagi para ayah yang sedang berjuang untuk menjadi ayah hebat dan selalu spesial bagi anak-anaknya..

Wallahu a’lam bishshawwab..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here