Pict : Kumparan

Selamat Malam Al-Quds

Gelap tak selalu sempurna
Tanpa setitik lentera di langit kelam
Malam pun tiba
Insan terlelap dibuai lelah yang mendera

Mereka tiba-tiba terbangun
Di riuh rendahnya nyanyian sunyi
Langit mengilau bersama aroma mesiu
Dihantam amuk yang menggila tanpa mata hati
Semua berceceran, melangit dan membumi antara tangisan dan teriakan

Pada malam yang semakin kelam
Anak-anak Al-Quds menghidupkan suasana
Ada yang terbangun dari mimpinya
Namun, banyak yang menyambung mimpi panjangnya

Terdengar sayup-sayup di sisi sebuah malam
Tawa bengis iblis meraung-raung di pesta dansa
Mereka memekik bangga
Kata mereka, mereka telah menang sebab Al-Quds telah sirna

Malam tak lagi setuju berdiam diri
Ia ganti kesunyian dengan air mata
Dunia ini terlalu rendah
Bagi jiwa yang tak pernah lalai dalam menyempurnakan malam

Ruh-ruh yang menepi meninggalkan jasad
Tersenyum bahagia dan berucap, “Selamat malam dan selamat tinggal Al-Quds”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here