Aku dan Malam

Aku?
Tak layak jika sebongkah malam
Jadi latar haru birunya hatiku
Tapi, ia tetap saja jadi malam
Yang hadirnya selalu dinanti
Dan perginya akan dirindui

Aku di kala malam ???
Malam itu sunyi,
Namun penuh makna.
Sketsa gulita menembus cakrawala,
Tenang dan bersahaja

Hadir tidaknya sang dewi
Manis tidaknya senyuman bebintang
Lembut tidaknya sentuhan sang bayu
Damai tidaknya keheningan
Segalanya tetap ia terima apa adanya
Karena mereka tetap akan hadir sebagai warna kehidupan

Aku, juga malam…
Besar harapku ia mampu memberi sejuta arti
Pada diriku yang senantiasa menanti
Asa dan cita.
Dan kiranya, jadi malamlah diriku
Yang hadirnya dinanti
Dan perginya dirindui…

Akankah???

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here